Tuesday, September 13, 2016

Ekspektasi para introvert

 
introvert
pexels

Menjadi minoritas dikalangan kepribadian manusia memang tidak mudah. Banyak gaya hidup yang kontras di tiap kelompok manusia. Terutama bagi introvert. Dengan penampilan yang sederhana dan terkesan minimalis, mereka berupaya keras untuk meniru dan mengikuti perkembangan peradaban yang semakin hingar-bingar.

Introvert yang berbeda dengan orang lain, baik dari segi pergaulan, hubungan sosial maupun gaya hidup, sering merasa kesulitan ketika menjalani kehidupan mereka yang mengharuskan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan para ekstrovert. disamping itu, Introvert yang cenderung pendiam, tenang dan dianggap anti sosial ini, juga menginginkan hal yang sama dengan kehidupan para ekstrovert. dan salah satu yang membuat para introvert iri adalah keterbukaan para ekstrovert terhadap dunia luar. tanpa disadari, ihwal sederhana tadi merupakan sesuatu yang introvert dambakan.
Namun sayang, ekspektasi mereka sering terganjal oleh diri mereka sendiri. seperti yang dipaparkan berikut. 

Ingin jadi Pembicara yang handal

>



Banyak bicara dan berinisiatif memulai pembicaraan memang bukan keahlian para introvert. Mereka sering merasa gugup dan tidak tahu cara mengawali pembicaraan.  Hal demikianlah yang membuat mereka terkesan pendiam. Tapi, di benak introvert, mereka ingin bisa berkomunikasi secara lantang kepada orang lain. Mereka ingin memulai pembicaraan dengan orang di kantor, kampus maupun sekolah. Sayangnya, introvert selalu gagal memulai pembicaraan tak seperti kaum ekstrovert yang mempunyai banyak topik dalam diri mereka. Untuk itu, tak jarang para introvert menginginkann kekuatan super berupa keahlian bicara pada orang baru. 
kabar buruknya, fakta itulah yang mengungkapkan jika pribadi introvert selalu membosankan saat diajak bicara. tak ada variasi obrolan dan stagnan, merupakan mimpi buruk bagi orang cerewet kala berhadapan dengan introvert.

Mendambakan Mudah bergaul


supel
UNSPLASH
Bukan berarti sombong dan acuh pada orang lain, tapi dalam diri introvert menganggap bahwa membicarakan hal yang sepele hanya buang waktu saja. Setiap introvert akan membenci situasi dimana mereka dihadapkan pada orang lain dan mereka tak mampu memulai perbincangan normal seperti orang lain.  Mereka cenderung tidak ingin ditanya bukan karena mereka malas orang lain ikut campur kehidupan pribadi mereka. Melainkan kekurangan mereka dalam melakukan komunikasi secara langsung dengan orang lain.

Tak ingin dianggap kesepian

Dengan sifat dasar penyendiri. Tentu introvert ingin melakukan berbagai hal sendirian. Mulai dari bekerja sendiri,  belajar sendiri hingga liburan sendiri.  Introvert akan sebisa mungkin untuk mengerjakan segala sesuatu sendiri, itu karena mereka akan menganggap kerjasama itu hanya akan menghabiskan waktu untuk bicara. Selain itu pola pikir para introvert beranggapan untuk tidak bergantung pada orang lain. Karena mereka juga merasakan bahwa diri mereka tak ingin direpotkan oleh orang lain. Mereka hanya akan keluar dari kesendirian ketika mereka merasa tak mampu mengerjakan sesuatu. Alias kepepet.

Tidak ingin dicap sombong 

Inilah salah satu penilaian keliru dari kalangan umum kala menyimpulkan sifat dan perilaku introvert. Pada umumnya, mereka menganggap bahwa introvert itu orang yang sombong karena tak banyak bicara, kesepian karena sering sendirian.  Padahal para introvert hanya terlanjur cinta dengan dunianya sendiri. 

Mungkin benar satu dua kali momen mereka merasakan sunyi senyap kehidupan yang mereka jalani, namun semua itu akan sirna dengan keberadaan teman dekat yang mereka bina. seperti kata orang lain, introvert hanya memiliki 1-2 teman sejati dalam hidup, namun jalinan pertemanan mereka jauh lebih kuat ketimbang kebanyakan orang. Dan penilaian tak mendasar yang dilihat dari luar, sesungguhnya Introvert itu bukan sombong. melainkan, mereka terlalu senang dengan dunianya sendiri dan di dalam jiwa mereka terdapat kehangatan yang tak bisa kalian dapatkan di lain orang.





0 Comments:

Post a Comment

Silahkan Berkicau