Resign Pilihan yang tepat jika merasakan 5 hal ini

by - January 13, 2017


Bagi kelas Pekerja menemukan dan keluar dari pekerjaan sama-sama susahnya. bekerja 5-6 hari seminggu dengan upah bulanan untuk bekal anak menuntut ilmu memang melelahkan. namun, semua itu akan sirna dan wajah bermanuver sumringah kala akhir bulan tiba.

Namun, terkadang menjadi seorang karyawan memiliki kebosanan tersendiri sebagai refleksi rutinitas harian di kantor. belum lagi, faktor eksternal maupun lingkungan dan teman kerja yang tak mendukung kita untuk berkreasi. Keterbatasan-keterbatasan inilah yang membuat sebagian karyawan merasa terhambat dalam urusan karir dan terasing dari kehidupan sosialnya. Untuk itu, jikalau kamu menemukan salah satu fakta berikut dalam dunia kerja, maka tak ada salahnya kamu mempertimbangkan untuk resign.

Teman kerja yang tidak nyaman



Memiliki teman kerja yang hanya cari muka atasan adalah sesuatu yang menjengkelkan untuk semua karyawan. selain itu, kepribadian mereka yang negatif dalam lingkungan kerja jua merupakan mimpi buruk bagi teman kerja lainnya terutama karyawan baru yang sedang beradaptasi dengan lingkungan kerja. akibatnya, fokus kerjamu terbagi dua dan membuat keadaan kantor menjadi tak nyaman.

Untuk itulah, ketimbang makan hati dengan perlakuan karyawan dan bos kamu, lebih baik Resign dan mencari tantangan lain. toh, dunia masih terlalu luas hanya untuk berdiam diri dengan omongan negatif.

Stres terus menerus

Tanda lain kenapa kamu harus resign dari pekerjaanmu saat ini adalah pola stres yang tak pernah terputus. Jika pekerjaan memberatkanmu dalam beraktifitas sosial, serta lebih parahnya mengganggu kualitas kehidupanmu, maka Resign merupakan pilihan yang tepat untuk menikmati kehidupan yang sementara ini.

Mencari tantangan lain

resign

Tak ada salahnya jika kamu merasa ada yang kurang dengan pekerjaanmu saat ini. Karena, meski memiliki fasilitas perusahaan yang tak ada duanya, sebagian dari karyawan ada yang merasa kurang dengan kehidupannya. kekurangan itu bisa berupa mimpi yang belum tercapai atau sekedar ingin merasakan tantangan baru dalam bekerja.


Passion. Itulah kenapa sebagian pekerja lebih memilih membuka usaha mandiri ketimbang menjadi penghuni perusahaan terus-menerus. Sebab itu, Jika kamu sudah mantap menemukan passion kamu sendiri maupun berkeinginan membuka usaha mandiri, tak ada salahnya Resign dan mengejar mimpi yang tertunda itu.

Menemukan pekerjaan impian

Tak perlu diragukan lagi, setiap orang mendambakan pekerjaan impiannya masing-masing. Dari bekerja di perusahaan startup yang menjamur di belahan bumi dewasa ini, hingga membuka perusahaan sendiri yang memang menjadi idaman bagi setiap karyawan. untuk itu, jika kamu sudah yakin betul dengan keputusanmu itu, maka resign dan berpisah baik-baik dengan teman kerja serta bos yang mendadak baik kala kamu ingin pergi adalah pilihan yang cukup bijak.
Namun, bukan berarti kamu akan berpisah dengan pekerjaan lama, kamu membuat kesan yang buruk dengan meluapkan segala stress dan unek-unek yang selama ini kamu pendam kepada atasan dan teman kerja. Bijaknya, berdamai dengan masa lalu yang makan hati lebih baik untuk menyokong masa depan yang didambakan sejak bangku sekolah maupun kuliah.

5. Bangkrut

resign
ini adalah alasan ambigu nan absurd yang akan kamu hadapi. Bagi karyawan yang sudah mengetahui keadaan Perusahaan serta memprediksi Perusahaan tersebut akan hilang, mereka sudah mempersiapkan diri dengan Resign lebih awal dan gencar menemukan lowongan baru. Lagipula, jika kesehatan finansial perusahaan tempat kamu kerja sudah sekarat dan menunggu tamat, tak ada jalan lain selain menemukan pekerjaan baru untuk melanjutkan kehidupan kalian.

You May Also Like

0 Comments

Silahkan Berkicau