Monday, July 24, 2017

Jangan pernah lakukan ini di Palangkaraya

Youtube/ Anak Dayak
Palangkaraya merupakan ibukota provinsi Kalimantan tengah dan rencananya akan menjadi ibukota baru menggantikan Jakarta. Secara geografis, wilayah Palangkaraya terletak di tengah hutan Kalimantan dan Indonesia. Suhu disini juga cukup panas karena tepat berada di garis khatulistiwa.


Salah satu hal yang menakjubkan yang ada di palangkaraya adalah kerukunan antar umat beragama yang terjalin sangat erat. Saya pernah menemui sebuah masjid berdampingan atau bisa dibilang saling berhadapan dengan gereja di suatu jalan (saya kurang ingat namanya) dekat bundaran besar Palangkaraya. Fasilitas kota disini juga cukup mumpuni baik dari Bioskop, Mall hingga Hotel sekalipun. Selain itu, kota yang cukup asri ini memiliki obyek wisata alam yang masih natural. Akses mudah baik dari kota sekitar maupun dari jawa menjadi nilai lebih bagi kota ini. Tapi, ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan jika ingin tinggal dan mengunjungi Palangkarya. Disamping mitos yang beredar, alangkah baiknya sebagai pendatang kita juga harus menghormati mereka yang memang penduduk asli.

Jangan pernah menghina logo/lambang yang biasa terdapat didepan rumah orang dayak.

suku dayak
devianart

Inilah hal terpenting untuk hidup di Kalimantan. Jangan pernah menghina baik secara lisan bahkan di dalam hati sekalipun segala bentuk kepercayaan orang dayak. Sebagai manusia, kita juga ingin dihargai dong, begitu pula mereka orang dayak. Konon, ketika kita menghina segala bentuk pernak-pernik orang dayak walaupun itu didalam hati, maka karma yang akan kita dapat pun tak kalah berat. Dari zaman dulu, orang dayak memang terkenal dengan magisnya, bahkan pasukan elit Belanda takut terhadap mereka. 


Jangan pernah mencoba cari masalah dengan orang dayak

marah
image source:Pixabay
Satu hal lagi yang perlu diingat adalah jangan mencari masalah dengan orang dayak apalagi jika kamu seorang pendatang. Di Kalimantan terdapat Dewan Adat Dayak (DAD) yang punya wewenang untuk melakukan hukuman terhadap peraturan yang berlaku di tanah Kalimantan. 

Mereka (orang dayak) mungkin terlihat kalem dan baik pada pendatang, namun mereka juga memiliki harga diri yang tak boleh kalian sepelekan. Untuk masalah keamanan, saya rasa Palangkaraya merupakan Kota yang cukup aman jika dilihat dari reputasi Suku Dayak yang memang dipandang besar di Indonesia. Intinya jika kita saling respect satu sama lain, tentu sesuatu yang tidak diinginkan takkan terjadi. Jangan harap menganggap diri kalian jago, terus membuat onar di tanah orang. karena, konsekuensi yang didapat adalah kengerian suku Dayak yang terkenal itu.

Jangan pernah mandi/berenang di sungai Kahayan

Source: Swiss-BelHotel
Kenapa kita tidak boleh berenang di sungai Kahayan yang melingkar sepanjang kota palangkaraya dan sekitarnya khususnya bagi kita para pendatang? Bukan karena masalah hukum maupun larangan Adat, tapi jika kita berenang/mandi di sungai Kahayan resiko yang kita dapat adalah tidak mau pulang dari Palangkaraya, hehe. jujur ini terjadi pada saya, waktu itu saya satu tahun di palangkaraya dan saya sering menelusuri Danau Tahai. Singkat cerita setelah keliling sana-sini dengan perahu tradisional warga setempat, saya pun memutuskan untuk berenang. Airnya cukup keruh memang, tapi sangat enak buat berenang ditambah cuaca panas yang menyengat sepanjang perjalanan. Hingga saat ini, bawaannya kangen ke Palangkaraya, entah kenapa. Tapi menurut mitos warga sekitar, jika kita berenang di Sungai Kahayan maka  kita akan disugesti betah dan tidak mau pulang dari palangkraya.

Terlepas dari itu palangkaraya memang kota yang cantik sesuai dengan slogan kota tersebut. Jalanannya masih lenggang dan suasana kotanya juga mendukung untuk ditinggali. Hamper fasilitas ada disini bagi kalian calon pelancong yang berasal dari jawa maupun pulau lainnya di Indonesia. Jadi jangan takut untuk pergi ke Kalimantan, karena Kalimantan tidak seseram yang kalian dengar.

0 Comments:

Post a Comment

Silahkan Berkicau