Saturday, February 9, 2019

Menyikapi 10 juta subcriber Atta Halilintar


Atta halilintar
Atta Halilintar
Pertama saya ingin mengucapkan selamat kepada Atta Halilintar karena telah menjadi youtuber pertama di Asia tenggara yang memiliki 10 juta subcriber.
Sosok youtuber ceria dan semangat yang satu ini seakan menjadi tolak ukur kesuksesan milenial. Meskipun di lain sisi, banyak pihak yang mencibirnya sebagai sosok youtuber alay yang tak berfaedah. hal ini tak lain karena tampilannya yang rame dilengkapi pembahasannya yang bertele-tele.
Sebelum berlanjut, saya tekankan bahwa saya tidak membela maupun membenci sosok Atta. Karena saya jamin perasaan ini murni sebuah kekaguman dan saya sangat menghargai bagaimana orang yang bekerja keras dalam hidupnya.
Padahal, menurut pandangan saya pribadi, segmen Gerebek rumah yang ia pelopori di Channel youtube-nya sering memberikan edukasi maupun motivasi bagi penonton setianya, yang disebut A-Team. Tak jarang, di setiap sesi gerebek rumah, banyak artis maupun pengusaha yang memberikan motivasi bijak atau menceritakan pengalaman pribadi yang menginspirasi.
Namun, karena Atta Halilintar terkesan sering memamerkan mobil dan kekayaannya, banyak pihak yang menyalahkan artikan meskipun niat dari Atta halilintar mungkin baik. Lantas bagaimana cara menyikapi hal ini?

Dimulai dengan mengucapkan selamat

Senang melihat orang sukses, bukan senang melihat orang susah. Mindset sederhana yang mungkin hanya dimiliki sedikit orang. tanggalkan sejenak bayangan Atta halilintar dengan tampilan ramenya, karena itulah branding yang ia ciptakan. Perlu kalian ingat, dia itu seniman serta publik figur dan tugasnya hanyalah menghibur. itulah fungsinya.
Saya mengerti, mungkin sebagian dari kalian gedek melihat Atta yang sering memamerkan harta kekayaannya. Atau mungkin kalian melihat Atta sebagai sosok Youtuber alay nan garing. Namun, jangan lupakan pula dengan fakta bahwa dia telah membantu orang lain mendapat kerja dan turut andil dalam membantu negara dalam mengurangi pengangguran.
Tidak kah kalian gembira melihat orang indonesia kini dapat membuka usaha berkat snack Ashiaaap dari Atta halilintar? atau para jurnalis media besar bisa mendapat referensi berita dari sensasi Atta? untuk itu sudah sepatutnya kita bangga. karena, manusia muda seperti dia mampu menjadi seorang entrepreneur dan tak menutup kemungkinan membuka lowongan kerja kedepannya dengan jumlah yang kian besar.
Maka, hilangkan sejenak ego dan perasaan negatif lainnya terlebih dahulu. mari mulai memberikan ucapan selamat atas apa yang Atta raih dan apa yang ia kerjakan. Berekonsiliasi untuk mengkritisi lebih classy.

Tak ada guna membenci

Teruntuk kalian yang masih tak percaya Atta mendapat subcriber sebanyak sekarang, mendebatkan tentang itu merupakan sesuatu yang menarik disamping benci dan penasaran. Meskipun tak peduli, pasti ada secelah pertanyaan bagaimana Atta mendapatkan subcriber sebanyak ini. Yang akhirnya, segala celah kalian paksakan dengan memaksakan asumsi kalian sendiri pada kelompok pro Atta. dan hasilnya, bisa tertebak. Tabrakan argumen dan saling menjatuhkan.
Namun, semakin kalian membanjiri tulisan kebencian di kolom komentar Youtube maupun Instagram, semakin besar pula ketenaran seorang Atta Halilintar. Intinya, Nada kebencian penuh sumpah serapah itu tak berguna sedikitpun untuk kelangsungan hidupmu. Toh, uang kamu habis. Atta semakin tenar dan kamu jauh terbelakang.
Maka, sudahlah berdamai dengan ingar bingar kehidupan digital yang semakin liar. Berikan kritik membangun supaya Atta bisa membuat konten yang jauh lebih menarik dan semakin bermanfaat. Atau dalam kalimat lain, kalau tak suka maka tinggalkan. Daripada ghibah dan membuat hati miskin kebahagian memikirkan orang.

Dia, memiliki pasarnya sendiri

Setiap orang memiliki kegemaran yang berbeda satu sama lainnya. Dan kita tak bisa memaksakan apalagi menghentikan kegemaran orang lain.
Deddy Corbuzier contohnya, Dengan suara lantang dan terkesan pongah, ia memiliki nilai plus dalam pembahasannya yang mendalam dan masuk akal. Meskipun sedikit kontroversi, banyak orang yang menyukai videonya. Terlepas dari omongan orang lain yang mengatakan bahwa Deddy itu manusia songong yang berlaga motivator.
Begitupun dengan Atta, ia memiliki pasarnya sendiri. Dia memiliki A-Team di belakangnya yang menurut saya tak semuanya alay. Mungkin saja, sebagian dari mereka hanya menyukai video motivasi dari atta dan menyaring dari konten yang tak perlu. Atau sebagian dari mereka merasa sangat terinspirasi dari narasumber gerebek rumah yang pernah di lakukan Atta Halilintar. Tak ada yang tahu.
Seperti klub bola, setiap klub memiliki penggemarnya sendiri. Dan merupakan kesalahan besar jika kita terlalu fokus pada klub rival ketimbang klub favorit sendiri. karena, mereka juga memiliki basis penggemarnya sendiri.

Tak ada salahnya mengambil sisi positif kesuksesan Atta Halilintar

Sebenarnya ini dibutuhkan pemikiran yang positif dan dewasa. karena dari positive mind kita bisa melihat dunia lebih gembira dan berwarna. Mungkin sebagian dari kalian akan sulit menerima pesan dari kesuksesan Atta. Namun, sebagian yang lain akan dengan mudahnya mendapat motivasi dari video yang kebanyakan dianggap pamer oleh netter.
Sudah menjadi rahasia umum jika Atta sejak kecil di tempa menjadi pengusaha. Setidaknya itu sering terlontar di video maupun kalimat yang Atta keluarkan. Legenda 1 Miliar pertama di usia 13 tahun mungkin buktinya.
Hingga kini, ia menorehkan diri sebagai youtuber pertama di Asia tenggara yang mampu mengoleksi 10 juta Subcriber. Pencapaian ini tentu tak di raih dalam semalam. perlu kerja keras yang mendalam dan tahan banting dari omongan orang. dan mungkin sekarang Atta dikenal sebagai sosok yang lebay, tak ada salahnya pencapaiannya patut kita tiru dengan cara yang berbeda dan lebih besar lagi.

Harapan untuk Atta

Sekali lagi, saya bukan penggemar maupun pembenci Atta. saya hanya menaruh respect padanya. Namun, ada beberapa pesan yang semoga jika ini masuk page one dan di baca oleh Atta dalam kesibukannya, bisa memberikan sumbangsih berupa konten positif yang memiliki value tinggi untuk penontonnya.
Milenial dan Gen Z sekarang sedang terkatung dan menggantungkan hidup mereka pada dunia digital. hiburan konvensional mereka beralih murni pada dunia digital sepenuhnya. Untuk itu, sesi motivasi layaknya gerebek rumah merupakan salah satu tontonan yang bisa ditingkatkan dengan kualitas yang semakin tinggi kedepannya.
Tak perlu lah membuat konten prank yang sedikit alay dan membuat Atta terlihat tak perlu. Faktanya, sesuatu yang riil menjadi nilai lebih di generasi ini. Bukan dibuat-buat apalagi untuk kepentingan ini-itu. Ingatlah, generasi ini lebih pandai memindai konten settingan apalagi berbasis online.
Semoga dengan 10 Juta subcriber ini Atta Halilintar bisa membuat karya yang lebih menarik dan bermanfaat kedepannya untuk khalayak.
Tabik.

0 Comments:

Post a Comment

Silahkan Berkicau